inilah waktu yang kubilang tempo hari
ketika aku sibuk menambatkan perahu pada tepian hatimu: telaga musim dingin
kau pula bertanya: kapan kita berlayar ke seberang sana?
nanti, akan sampai waktu yang dijanjikan siang
sebab senja juga punya rahasia, kapan kita akan menyiapkan diri untuk tidur lelap
kita kerap begitu tergesa
melempar temali ke tiang-tiang kapal yang entah berwarna apa
kau, juga aku, begitu kerap membicarakannya: warna itu
sayang, hujan membuat setapak jalan di depan kita jadi berlumpur
kita urung membentangkan layar, urung meninggalkan tepi dermaga
tapi inilah waktu yang kubilang tempo hari: waktu yang dijanjikan siang
kita akan menuju senja berdua, membongkar rahasianya
menyiapkan diri
lantas,
kita akan tidur lelap, setelahnya...
25 Februari 2011
...rindu dan setelahnya.
ketika aku sibuk menambatkan perahu pada tepian hatimu: telaga musim dingin
kau pula bertanya: kapan kita berlayar ke seberang sana?
nanti, akan sampai waktu yang dijanjikan siang
sebab senja juga punya rahasia, kapan kita akan menyiapkan diri untuk tidur lelap
kita kerap begitu tergesa
melempar temali ke tiang-tiang kapal yang entah berwarna apa
kau, juga aku, begitu kerap membicarakannya: warna itu
sayang, hujan membuat setapak jalan di depan kita jadi berlumpur
kita urung membentangkan layar, urung meninggalkan tepi dermaga
tapi inilah waktu yang kubilang tempo hari: waktu yang dijanjikan siang
kita akan menuju senja berdua, membongkar rahasianya
menyiapkan diri
lantas,
kita akan tidur lelap, setelahnya...
25 Februari 2011
...rindu dan setelahnya.